Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) berhasil memenangkan gugatan yang diajukan oleh NAC Breda terkait sengketa status pemain Dean James dalam pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Keputusan ini diambil oleh pengadilan di Belanda pada Senin, 4 Mei 2026, yang menyatakan bahwa pertandingan antara NAC dan Go Ahead tidak perlu diulang, meskipun NAC sebelumnya mengajukan permohonan untuk melakukannya.
Penting untuk dicatat bahwa keputusan ini masih bersifat sementara, dan NAC memiliki kesempatan untuk mengajukan banding di pengadilan yang lebih tinggi. Langkah ini mungkin diambil untuk menghindari ancaman degradasi yang sedang menghantui klub, yang saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen dengan hanya dua pertandingan tersisa di musim ini.
Kasus ini berawal dari pertandingan yang berlangsung pada 15 Maret 2026, di mana Go Ahead Eagles berhasil mengalahkan NAC dengan skor telak 6-0. Setelah pertandingan, NAC mengajukan laporan kepada KNVB, mempertanyakan status Dean James yang mereka anggap tidak sah untuk bermain karena dianggap sebagai pemain UNI Eropa. Hal ini memicu serangkaian gugatan serupa dari klub-klub lain terkait status pemain dengan kewarganegaraan ganda.
KNVB kemudian memfasilitasi penyelesaian masalah status pemain, membebaskan Dean James dan beberapa pemain lainnya dari sanksi, sehingga mereka dapat berlaga dengan memenuhi syarat yang ditetapkan. Namun, permohonan NAC untuk mengulangi pertandingan ditolak oleh KNVB, yang akhirnya menjadi alasan bagi NAC untuk membawa kasus ini ke pengadilan.
Dengan keputusan pengadilan yang tidak menguntungkan, NAC kini berada dalam posisi kritis untuk mempertahankan tempat mereka di liga. Degradasi ke divisi yang lebih rendah akan menjadi pukulan telak bagi klub yang memiliki sejarah panjang dalam kompetisi sepak bola Belanda. Saat ini, NAC sedang mengevaluasi langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan demi memastikan kelangsungan kompetisi mereka di liga utama.
NAC menyatakan, “Kami akan mempelajari putusan tersebut dan mendiskusikannya lebih lanjut dengan penasihat hukum kami sebelum mengumumkan langkah-langkah selanjutnya.” Situasi ini menambah ketegangan menjelang akhir musim, di mana setiap poin sangat berharga bagi klub-klub yang berjuang untuk menghindari degradasi.
