Jakarta, CNN Indonesia — Rapat Paripurna DPR ke-18 pembukaan masa sidang V menggelar pelantikan Adela Kanasya Adies sebagai anggota DPR hasil pergantian antar waktu (PAW) pada Selasa, 12 Mei 2024. Adela menggantikan posisi ayahnya, Adies Kadir, yang mundur untuk menjabat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketua DPR Puan Maharani memimpin prosesi sumpah jabatan. “Sebelum memangku jabatan sebagai anggota DPR, saudari wajib bersumpah menurut agama Islam. Apakah saudari bersedia disumpah menurut agama Islam?” tanya Puan. Adela menjawab dengan tegas, “Bersedia.”
Adela terpilih sebagai anggota DPR dengan suara terbanyak kedua di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur 1 pada Pemilu 2024 lalu, yang mencakup Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya. Dalam pemilihan tersebut, Golkar berhasil mengumpulkan total 245.453 suara di Dapil tersebut, sehingga berhak atas satu kursi di DPR.
Sementara itu, dari sepuluh calon anggota legislatif yang ada, Adies Kadir, ayah Adela, memperoleh suara terbanyak dengan 147.185 suara, jauh melampaui calon legislatif lain dari partainya. Adela Kanasya Adies sendiri berhasil meraih 12.792 suara, menjadikannya sebagai suara terbanyak kedua di Dapil tersebut.
Adela Kanasya Adies adalah seorang dokter yang merupakan lulusan Queen Mary University London dengan spesialisasi dalam bidang Aesthetic Medicine. Pada saat pelantikan, ia menyatakan sumpah jabatannya, “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ungkap Adela dengan penuh keyakinan di hadapan para anggota DPR yang hadir.
Pelantikan Adela Kanasya Adies menjadi sorotan banyak pihak, mengingat dia merupakan generasi muda yang menggantikan posisi penting di lembaga legislatif. Diharapkan, kehadirannya dapat membawa perspektif baru dan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama di Dapil Jawa Timur 1.
