Jakarta, CNN Indonesia — Dua tim telah dipastikan terdegradasi dari Super League 2025/2026 ke Championship Liga 2 2026/2027. Tim-tim tersebut adalah Semen Padang dan PSBS Biak yang harus rela turun kasta untuk musim depan.
Degradasi Semen Padang terjadi setelah mereka mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Dewa United pada pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, pada Minggu (3/5). Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Semen Padang, yang kini terperosok di papan bawah klasemen.
Dewa United tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-31 melalui sundulan Noah, yang memanfaatkan umpan lambung akurat dari Johnathan. Gol ini membuka keunggulan bagi tuan rumah dan memberi mereka motivasi tambahan untuk terus menekan.
Menjelang akhir babak pertama, kesempatan untuk menggandakan keunggulan nyaris tercipta ketika Egy Maulana Vikri memberikan umpan kepada Rafael Struick. Namun, tembakan Struick melambung tinggi di atas mistar gawang, yang menyelamatkan Semen Padang dari kebobolan tambahan.
Di babak kedua, Semen Padang berusaha bangkit dan memperbaiki posisi mereka. Salah satu peluang terbaik mereka terjadi pada menit ke-70 ketika Kazaki melakukan tendangan balik badan. Sayangnya, kiper Dewa United, Sonny Stevens, mampu menepis usaha tersebut dengan baik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. Hasil akhir 1-0 pun membuat Dewa United tetap berada di peringkat keenam klasemen dengan total 50 poin, sementara Semen Padang terpuruk di posisi ke-17 dengan hanya meraih 20 poin dari 31 pertandingan yang telah dimainkan.
Kekalahan ini sudah membuat Semen Padang tidak memiliki peluang untuk selamat dari zona degradasi. Dengan total poin yang hanya 20, maksimal poin yang bisa diraih mereka adalah 29, yang meskipun cukup untuk menyamai poin Madura United, namun mereka kalah dalam head to head dan selisih gol. Selain itu, Madura United masih memiliki empat laga tersisa, sementara Semen Padang hanya menyisakan tiga pertandingan.
Di sisi lain, PSBS Biak lebih dulu terdegradasi. Tim ini menjadi penghuni juru kunci klasemen Super League dengan hanya mengumpulkan 18 poin dari 31 pertandingan yang telah mereka jalani. Dengan prestasi ini, PSBS Biak harus mempersiapkan diri untuk berkompetisi di Liga 2 musim depan.
