Jakarta, CNN Indonesia — Klub sepak bola Como 1907 yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, baru saja mencatatkan dua prestasi penting setelah dipastikan akan berpartisipasi di kompetisi Eropa. Prestasi pertama adalah penampilan perdana Como di kancah Eropa setelah lebih dari seratus tahun sejarah klub. Como berpeluang untuk berlaga di Liga Champions atau Europa League, yang merupakan pencapaian luar biasa bagi mereka.
Pencapaian kedua yang mengesankan adalah Como menjadi klub kedua di Italia, setelah Torino, yang berhasil meraih tiket ke kompetisi kontinental di musim kedua setelah promosi ke Serie A. Como berhasil promosi ke kasta tertinggi Liga Italia pada musim 2024/2025 setelah menempati peringkat ke-10 musim lalu. Saat ini, Como berada di posisi keenam klasemen sementara dengan mengumpulkan 65 poin dari 36 pertandingan yang telah dijalani.
Dengan dua laga tersisa, Como berpotensi mengakhiri musim di peringkat kedua, ketiga, keempat, atau tetap di peringkat keenam, tergantung hasil pertandingan yang akan datang. Como secara resmi mengamankan tiket ke kompetisi antarklub Eropa setelah mengalahkan Verona dengan skor 1-0 pada pekan ke-36 Serie A yang berlangsung di Stadion Marc Antonio Bentegodi pada hari Minggu (10/5).
Gol kemenangan Como dicetak oleh Anastasios Douvikas pada menit ke-71, yang membawa timnya meraih hasil krusial tersebut. Kemenangan ini mempertahankan posisi Como di peringkat keenam klasemen Serie A dengan 65 poin, yang menandakan bahwa meskipun masih ada dua pertandingan tersisa, Como sudah mengunci tempat di enam besar klasemen akhir Liga Italia musim ini.
Keberhasilan Como juga memperlihatkan bahwa Atalanta, yang saat ini menempati peringkat ketujuh dengan 55 poin, tidak memiliki peluang untuk mengejar Como meskipun mereka menang dalam sisa pertandingan dan Como mengalami kekalahan. Dengan demikian, Como 1907 berhak untuk bangga atas pencapaian yang telah diraih, dan penggemar sepak bola di Indonesia tentunya dapat merayakan keberhasilan klub yang memiliki hubungan dengan tanah air.
